Cinta Damai Prabowo-Gibran Demi Jaga Persatuan untuk Kemajuan
Jakarta, Indonesiatodays.com
Di tengah dunia politik yang sedang memanas karena berbagai fitnah, sosok Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka muncul sebagai figur yang mengutamakan semangat cinta damai.
Keduanya berkomitmen untuk membangun Indonesia dengan mengutamakan persatuan dan kebersamaan, melalui langkah-langkah diplomatis dan kerja sama yang konstruktif.
Misalnya, ketika Prabowo Subianto, calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM), mengajak rakyatnya untuk cinta damai dan menghimbau agar semua orang menghentikan kebiasaan saling meremehkan, menghujat, mengejek, dan menghina. Menurutnya, meniru budaya ini bukanlah ide yang baik.
“Saya diajarkan katakan yang benar itu benar, yang salah itu salah, jangan kita teruskan budaya-budaya memfitnah, menghujat, mengejek, mencaci-maki, itu budaya yang tidak baik. Kita tinggalkan itu,” kata Prabowo di kawasan Jakarta Selatan, dikutip Minggu, 19 November 2023.
Prabowo kemudian mengajak semua orang untuk bertindak secara moral, cerdas, dan penuh rahmat. Prabowo juga menyampaikan tawaran ini kepada calon pemimpin Indonesia.
Selain itu, Ketua Umum Partai Gerindra ini menyatakan, pemimpin yang cinta damai dan terhormat sangat dibutuhkan masyarakat. Kebebasan untuk memilih pemimpin masa depan masyarakat juga penting.
Sementara itu, Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka yang juga mengajak warganya untuk cinta damai mengimbau pendukungnya tidak membalas fitnah yang dilontarkan terhadap dirinya dan calon presiden Prabowo Subianto. Akan lebih bijak jika kita berkonsentrasi memenangkan Pilpres 2024 dalam satu putaran dibandingkan menanggapi pencemaran nama baik.
Pernyataan tersebut disampaikan Gibran pada Rabu pagi, 10 Januari 2024, saat berkunjung ke Banyuwangi, di Gedung Alam Indah Lestari. Selain itu, ia menghabiskan waktu berlatih gemoy bersama para relawan dan penggemar.
“Saya titip pesan juga, jika ada fitnah, nyinyiran, atau berita-berita yang negatif, tidak perlu dibalas. Tidak perlu fitnah dibalas dengan fitnah. Pokoknya kita fokus dengan pemenangan saja,” ujarnya.
Gibran juga menghimbau para pendukungnya untuk tidak meremehkan kebijakan pasangan calon lawan. Ia menggarisbawahi bahwa penggemar dan relawan harus mendukung program pasangan nomor dua itu.
Mewakili nilai-nilai cinta damai dan kebijaksanaan, Prabowo-Gibran selalu mengawali kampanye mereka dengan pesan kuat tentang pentingnya menjaga keharmonisan dan etika politik.
Di tengah tantangan dan persaingan politik yang sering kali penuh fitnah, mereka menonjol sebagai simbol perdamaian, menyerukan toleransi, dan menghormati perbedaan.
Mereka mengajak rakyat Indonesia untuk berfokus pada pembangunan bangsa yang inklusif, tidak terjebak dalam retorika negatif yang dapat merusak tatanan sosial.
Keduanya berkomitmen untuk menciptakan lingkungan politik yang sehat, di mana dialog terbuka dan penghormatan terhadap pandangan berbeda menjadi norma.
Dengan ini, Prabowo-Gibran berharap untuk memimpin Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah, di mana kepentingan rakyat menjadi prioritas utama dan kebijakan dibuat berdasarkan kepentingan bersama, bukan atas dasar kepentingan sempit atau ambisi politik pribadi.
Sikap mereka menjadi simbol harapan bagi politik Indonesia yang lebih matang dan beradab, di mana cinta damai dan kejujuran menjadi fondasi utama kebijakan publik.
***
Keyword: Prabowo, Gibran, Cinta Damai
Kanal: Politik
Hastag: #WaktunyaIndonesiaMaju #PrabowoGibranAsikin











