Robert Rouw Kenang Sosok Rachmat Gobel: Rendah Hati, Kekeluargaan, dan Dekat dengan Semua Orang

banner 468x60

Robert Rouw Kenang Sosok Rachmat Gobel: Rendah Hati, Kekeluargaan, dan Dekat dengan Semua Orang

 

Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Robert Rouw, mengaku sangat kehilangan atas wafatnya tokoh nasional Rachmat Gobel. Menurutnya, almarhum merupakan sosok yang dikenal rendah hati, hangat, dan memiliki jiwa kekeluargaan yang kuat.

Saat ditemui di rumah duka, Robert Rouw mengenang komunikasi terakhirnya dengan Rachmat Gobel yang terjadi hanya beberapa jam sebelum kabar duka itu diterimanya.

“Saya kemarin masih ditelepon beliau sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu kami sama-sama akan mengikuti agenda rapat. Beliau menanyakan apakah saya hadir atau tidak. Setelah rapat selesai kami sempat bertemu, bahkan beliau memeluk saya dan mengatakan sudah lama kami tidak bertemu,” ujar Robert Rouw.

Ia menuturkan, dalam pertemuan tersebut Rachmat Gobel sempat mengajaknya untuk makan bersama pada kesempatan berikutnya. Namun ajakan itu tak sempat terwujud karena kabar wafatnya almarhum datang keesokan harinya.

“‘Kakak, nanti kita makan ya,’ itu yang beliau sampaikan kepada saya. Saya jawab siap dan menunggu. Ternyata itu menjadi salah satu percakapan terakhir kami,” katanya.

Robert mengaku menerima kabar duka tersebut dari istrinya pada Jumat pagi. Saat itu ia tengah bersiap menjalankan tugas kunjungan kerja terkait pembangunan perumahan berimbang.

Menurut Robert, kepergian Rachmat Gobel merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan-rekannya di DPR RI dan masyarakat luas.

“Kami kehilangan sosok yang begitu kekeluargaan. Beliau tidak pernah membeda-bedakan orang dan selalu memperlakukan siapa saja dengan penuh kehangatan,” ujarnya.

Robert menilai, salah satu hal yang paling membekas dari sosok Rachmat Gobel adalah kerendahan hatinya. Meski memiliki latar belakang sebagai pengusaha sukses, pernah menjabat menteri, dan menduduki posisi penting di parlemen, almarhum tidak pernah menunjukkan sikap merasa lebih tinggi dari orang lain.

“Kita tahu latar belakang beliau sangat luar biasa. Beliau pengusaha besar, pernah menjadi menteri, pernah menjadi pimpinan dewan. Tetapi tidak ada sedikit pun sikap tinggi hati. Beliau selalu menyapa siapa saja, menghargai semua orang, dan setiap bertemu selalu memberikan pelukan hangat,” tutur Robert.

Bagi Robert Rouw, sikap sederhana dan kedekatan Rachmat Gobel dengan banyak kalangan menjadi warisan berharga yang akan selalu dikenang. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi masa duka.

“Beliau adalah pribadi yang sangat baik dan sangat manusiawi. Karena itu kami benar-benar merasa kehilangan,” pungkasnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *