Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Bakrie: Rachmat Gobel Wariskan Semangat “Yang Penting Industrinya” untuk Penguatan Ekonomi Nasional
Jakarta, Indonesiatodays.com
Dunia usaha Indonesia berduka. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Periode 2024–2029, *Anindya Novyan Bakrie*, mendatangi rumah duka almarhum *H. Rachmat Gobel* di Jalan Prof. Dr. Soepomo No. 55A, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026), untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
Kedatangan Anindya Bakrie disambut haru oleh keluarga besar almarhum. Kehadiran pimpinan KADIN Indonesia ini menjadi simbol penghormatan dunia usaha atas pengabdian panjang Rachmat Gobel sebagai pengusaha, negarawan, dan pejuang industri nasional.
*Teladan Pengusaha yang Membangun Bersama*
Dalam kesempatan tersebut, Anindya mengenang Rachmat Gobel sebagai tokoh bangsa yang menjadi rujukan bagi para pelaku usaha. Baginya, almarhum bukan sekadar senior di organisasi, tetapi figur yang konsisten memperjuangkan pertumbuhan ekonomi inklusif.
“Bagi KADIN Indonesia dan seluruh pengusaha Indonesia, almarhum Pak Rachmat Gobel bukan hanya seorang senior, tetapi sosok yang menjadi contoh dan teladan. Beliau selalu menunjukkan bagaimana membangun usaha yang tidak hanya maju untuk perusahaan sendiri, tetapi juga mampu membawa manfaat dan pertumbuhan bersama bagi banyak pihak,” ujar Anindya.
Anindya menekankan, nilai utama yang ditinggalkan Rachmat Gobel adalah semangat kolaborasi. Di mata KADIN, almarhum adalah pengusaha yang percaya bahwa kemajuan perusahaan harus sejalan dengan kemajuan masyarakat dan bangsa.
*Kedekatan Profesional dan Silaturahmi Panjang*
Hubungan Anindya dengan Rachmat Gobel terjalin tidak hanya di forum KADIN, tetapi juga melalui kerja sama profesional. Rachmat Gobel pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) di bawah naungan Grup Bakrie sejak 2012.
“Sebagai grup usaha, kami memiliki hubungan yang sangat baik dengan beliau. Pak Rachmat Gobel pernah menjadi Komisaris Utama di perusahaan kami, dan itu semakin mempererat silaturahmi yang telah terjalin selama bertahun-tahun,” kata Anindya.
Kedekatan itu membuat pesan-pesan almarhum memiliki tempat khusus bagi Anindya dan jajaran KADIN Indonesia.
*Pesan Terakhir: “Yang Penting Industrinya”*
Anindya juga mengenang pertemuan terakhirnya dengan Rachmat Gobel sekitar dua bulan sebelum almarhum wafat. Dalam pertemuan tersebut, pesan sederhana namun kuat disampaikan.
“Pesan beliau yang paling saya ingat adalah, ‘Nin, yang penting industrinya.’ Beliau menegaskan bahwa di tengah perkembangan perdagangan dan berbagai sektor usaha, kita tidak boleh melupakan pembangunan industri, terutama industri dalam negeri. Pesan itu akan terus kami pegang dalam menjalankan amanah di KADIN Indonesia,” ungkap Anindya dengan nada penuh hormat.
Menurut Anindya, komitmen Rachmat Gobel terhadap hilirisasi, penguatan manufaktur, dan kemandirian industri adalah warisan pemikiran yang relevan untuk menghadapi tantangan ekonomi global saat ini. KADIN Indonesia berkomitmen menjadikan pesan tersebut sebagai salah satu arah kebijakan organisasi ke depan.
*Warisan untuk Industri dan Bangsa*
Sebagai Anggota DPR RI dan mantan Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel dikenal vokal memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada industri nasional, UMKM, dan pemerataan pembangunan, khususnya di Indonesia Timur.
“Komitmen beliau terhadap pengembangan industri manufaktur adalah warisan yang harus kita teruskan. Pembangunan industri nasional yang kuat akan menjadi fondasi bagi terciptanya perekonomian yang berdaya saing dan berkelanjutan,” tegas Anindya.
Atas nama seluruh pengurus dan anggota KADIN Indonesia, Anindya menyampaikan doa terbaik untuk almarhum dan keluarga.
“Kami semua merasa sangat kehilangan. Namun kami berharap nilai-nilai, ajaran, dan perjuangan beliau dalam memajukan ekonomi Indonesia serta dunia usaha dapat terus dilanjutkan. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” tutupnya.
*Tentang Almarhum H. Rachmat Gobel*
Sebagaimana diketahui, *H. Rachmat Gobel* meninggal dunia pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul 03.20 WIB di RS Brawijaya Tebet, Jakarta Selatan, dalam usia 63 tahun. Jenazah disemayamkan di rumah duka Jalan Soepomo, Jakarta Selatan, sebelum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata.
Sepanjang hidupnya, almarhum dikenal sebagai pengusaha, mantan Menteri Perdagangan RI, dan Anggota DPR RI. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, KADIN, dunia usaha, serta masyarakat Indonesia yang mengenalnya sebagai pemimpin visioner dan pejuang kemajuan industri nasional.
—
*Tentang KADIN Indonesia*
Kamar Dagang dan Industri Indonesia adalah organisasi payung dunia usaha nasional yang berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, dan penciptaan lapangan kerja. Periode 2024–2029 dipimpin oleh Anindya Novyan Bakrie.











