Presiden Senyap 08, Kolonel (Purn) dr. Octavianus Karundeng: Relawan Harus Mandiri, Produktif, dan Jadi Mitra Strategis Asta Cita
*FKN 08 GELAR KONSOLIDASI NASIONAL: TEGASKAN DUKUNGAN PENUH UNTUK PEMERINTAHAN PRABOWO-GIBRAN HINGGA 2029*
Jakarta, Indonesiatodays.com
Forum Komunikasi Nasional (FKN) 08 menggelar Konsolidasi Nasional II yang dihadiri lebih dari 100 Ketua Umum organisasi relawan pendukung Prabowo-Gibran dari 34 provinsi. Kegiatan ini menjadi penegasan komitmen FKN 08 untuk mengawal penuh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto hingga 2029.
Presiden Senyap 08, *Kolonel (Purn) dr. Octavianus Karundeng*, memimpin jalannya konsolidasi di Jakarta. Dalam orasinya ia menegaskan bahwa FKN 08 tidak akan berhenti pada dukungan politik, tetapi akan bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi dan sosial yang produktif.
*1. Komitmen Mengawal Penuh Program Pro-Rakyat Prabowo Hingga 2029*
Octavianus menyatakan FKN 08 berdiri sebagai garda terdepan relawan yang solid dan loyal terhadap agenda pemerintahan.
“Kami sangat mendukung. Melihat antusiasme teman-teman di Forum Komunikasi Nasional 08, program-program pro-rakyat dari Pak Prabowo akan kami dukung sepenuhnya. Kami sebagai bagian dari FKN 08 akan berupaya maksimal membela dan mendukung Pak Prabowo sampai masa amanah beliau berakhir pada 2029,” ujarnya.
Menurutnya, tingginya kehadiran pimpinan relawan dari berbagai daerah menunjukkan bahwa basis dukungan akar rumput untuk Prabowo-Gibran masih sangat kuat. FKN 08 memandang Asta Cita sebagai peta jalan yang harus dikawal bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
*2. Dorongan Kemandirian Ekonomi Relawan: “Tidak Mengedepankan Budaya Meminta”*
Dalam forum tersebut, banyak relawan menyampaikan aspirasi agar bisa lebih dilibatkan dalam pembangunan. Menjawab itu, Octavianus menekankan pentingnya kemandirian.
“Relawan pada dasarnya adalah sukarelawan. Yang dibutuhkan adalah bagaimana kemampuan kita menginvestasikan diri untuk mendukung program-program pemerintah, khususnya Asta Cita yang menjadi visi Presiden Prabowo,” katanya.
Ia mencontohkan model *Senyap 08* yang telah membangun pusat pengembangan ekonomi mandiri. Pusat ini bergerak di bidang pelatihan UMKM, koperasi, dan kemitraan usaha agar relawan tidak bergantung pada bantuan negara.
“Kami tidak mengedepankan budaya meminta. FKN 08 ke depan akan memperkuat sentra pengembangan ekonomi internal sebagai wadah kolaborasi antarorganisasi relawan. Tujuannya agar kita bisa menjadi mitra pembangunan, bukan beban,” tegasnya.
*3. Relawan Sebagai Mitra Strategis Pemerintah*
Octavianus mendorong agar relawan yang memiliki kompetensi dan integritas diberikan ruang untuk berkontribusi di sektor strategis.
“Kami ingin relawan yang memiliki kemampuan dan integritas bisa ikut berkontribusi mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo. Baik di kementerian, BUMN, lembaga, maupun program pemberdayaan di daerah,” jelasnya.
Ia menyebut FKN 08 akan memetakan potensi SDM relawan dan menjembatani dengan kebutuhan pemerintah. Fokusnya pada 3 sektor utama Asta Cita: *ketahanan pangan, penguatan UMKM & koperasi, dan hilirisasi industri*.
*4. Hasil Konsolidasi: 3 Langkah Strategis FKN 08*
Dalam musyawarah, FKN 08 yang diikuti sekitar 100 ketua umum — dari total organisasi yang tergabung jauh lebih banyak — menyepakati langkah strategis:
1. *Pembentukan Sentra Ekonomi Relawan Nasional*
Membangun inkubator bisnis, pelatihan, dan jaringan koperasi relawan di tiap provinsi untuk mendukung kemandirian ekonomi.
2. *Satuan Tugas Pengawal Asta Cita Daerah*
Menurunkan program prioritas pemerintah sampai ke desa, termasuk mengawal Koperasi Merah Putih dan program makan bergizi gratis.
3. *Pemetaan dan Rekomendasi Kader Relawan*
Menyusun database relawan profesional untuk direkomendasikan mengisi posisi di BUMN, lembaga pemerintah, dan program strategis nasional.
“Konsolidasi ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah langkah untuk memperkuat sinergi relawan sekaligus menyusun strategi mendukung pemerintahan selama lima tahun ke depan,” ujar Octavianus.
*5. Penutup: Menjaga Soliditas dan Semangat Pengabdian*
Octavianus menutup dengan pesan agar seluruh relawan menjaga persatuan dan tidak terpecah oleh kepentingan kelompok.
“Harapannya, seluruh relawan tetap bersatu dan terus mendukung program pemerintahan sampai masa tugas beliau berakhir. Kita jaga soliditas, kita jaga marwah relawan sebagai mitra pembangunan yang mandiri dan produktif,” pungkasnya.
Konsolidasi FKN 08 diakhiri dengan pembacaan deklarasi bersama: _“Relawan Mandiri, Ekonomi Kuat, Indonesia Hebat di Bawah Kepemimpinan Prabowo-Gibran.”_
—
*Tentang FKN 08*
Forum Komunikasi Nasional (FKN) 08 adalah wadah konsolidasi organisasi relawan pendukung Prabowo-Gibran. FKN 08 berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan Asta Cita melalui penguatan ekonomi rakyat, pemberdayaan masyarakat, dan pengawalan kebijakan pro-rakyat hingga 2029.











