Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) I Gede Pasek Suardika Buka Rakerda ke-2 PKN Pimda Jawa Barat

banner 468x60

 

 

Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) I Gede Pasek Suardika Buka Rakerda ke-2 PKN Pimda Jawa Barat

 

Jakarta, Indonesiatodays.com

 

Salah satu partai politik yang lolos menjadi peserta Pemilu 2024 adalah Partai Kebangkitan Nusantara (PKN). PKN berdiri pada 28 Oktober 2021 bertepatan pada peringatan Hari Sumpah Pemuda.

 

Memasuki Tahun Politik 2024, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Pimpinan Daerah (Pimda) Provinsi Jawa Barat, menggelar Rakerda Ke 2 untuk melakukan konsolidasi kekuatan internal dalam rangka memenangkan Partai PKN di wilayah Jawa Barat,  di Hotel Santika Lantai, Jl. A.Yani No.1, Marga Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan,Kota Bekasi, Sabtu,(18/03/23).

 

RAKERDA ke2 PKN Jabar ini diikuti 27 Pimpinan Cabang (Pimcab) PKN se-Jabar,dengan mengangkat Tema “Sinergikan Kekuataan,Satukan Tekad Untuk Kemenangan PKN di Jawa Barat Pada Pemilu 2024”

 

Dalam rapat Kerja acara tersebut, masing-masing pimpinan cabang (Pimcab) tingkat kabupaten memaparkan dinamika perkembangan pengurus Pimpinan Cabang (Pimcab ) tingkat wilayah kabupaten dalam rangka persiapan pemilu 2024.

 

Agenda utama Rakerda ke 2 Pimpanan Daerah (Pimda) Partai PKN adalah untuk Konsolidasi Kemenangan Partai menjelang Tahun Politik 2024 dan dalam Rakerda 2 tersebut juga akan melaksanakan pelantikan pengurus Pimda PKN Jabar dan 27 Pimcab kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Dalam Rakerda ke 2 Partai PKN Jawa Barat tersebut Pimda PKN Jabar meluncurkan 9 program kerja prioritas yaitu Desa Cerdas Digital, Desa Tangguh Bencana, Desa Mandiri Energi, Desa Swasembada Pangan, Desa Sadar Wisata dan Zero Waste, Desa Inggris Nusantara, Desa Bebas Stunting dan Gizi Buruk, dan Desa Milenial.

 

I Gede Pasek Suardika selaku Ketum PKN membuka secara resmi Rakerda ke-2 PKN Jabar tersebut.

Dalam kata sambutannya, Ketum PKN I Gede Pasek Suardika, kembali menegaskan bahwa PKN dibentuk untuk memperjuangkan gagasan “penguatan wawasan nusantara dalam praktik pemerintahan”. PKN menjadi partai yang dibangun atas konsepsi gotong royong dan kebersamaan atas kesamaan visi dari berbagai individu dengan berbagai latar belakang. Tidak hanya politisi, tetapi juga berbagai pakar yang kompeten di bidangnya.

 

“PKN sebagai partai termuda memiliki banyak potensi, tenaga. Ini bisa menjadi penyemangat kita bersama bahwa PKN hadir di awal. Partai ini dideklarasikan 28 Oktober 2021 baru setelah itu partai PKN dicanangkan. Etape pertama bagaimana kita bisa lolos Kemenkumham 7 Januari 2022, etape kedua lolos KPU 14 Desember 2022, kurang dari setahun Kemenkumham dapat surat resmi dari KPU. Semangat dan keyakinan bahwa kita bisa. Etape ketiga yaitu lolos parlemen nasional dan daerah.

Kabarkanlah ke masyarakat bahwa kita betul-betul hadir di masyarakat.”pungkas Pasek.

PKN akan membuka kepada putra-putri Nusantara untuk pemilihan legislatif di 2024. Langkah kita langkah yang terukur dan sesuai konstitusi.”

Ketum PKN mengatakan juga akan menjadi arsitek untuk mengantarkan seseorang menjadi Capres 2024. Kami fokus di pencalegan dan pemilihan kepada daerah. Calon legislatif itu jumlahnya banyak, dan juga kepala daerah Kabupaten/Kota. Jawa Barat itu pemilihnya paling besar maka cocok sebagai episentrum politik Indonesia. Kalau ingin nusantara ini bangkit coblos nomor 9. Partai PKN tidak dimiliki oleh keluarga maupun pengusaha, partai PKN dibangun secara publik dengan semangat gotong royong. 2/3 etape sudah kita lalui tinggal 1/3 etape lagi yang harus kita lalui.

Selain itu, tujuan lain dari Rakerda tersebut, sebut dia, adalah untuk memperkuat sinergi dan kesatuan antara pengurus Pimda PKN Jabar dan 27 Pimcab se-Jawa Barat. Hal ini dapat dilakukan dengan membahas isu-isu penting yang dihadapi oleh partai di tingkat daerah dan mencari solusi bersama.

 

 

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *