Maraknya Peredaran Obat-obatan Terlarang di Semanan, Kalideres, Jakarta Barat: Warga Desak Penegakan Hukum

banner 468x60

Maraknya Peredaran Obat-obatan Terlarang di Semanan, Kalideres, Jakarta Barat: Warga Desak Penegakan Hukum

 

Jakarta Barat, Indonesiatodays.com

Daerah Khusus Jakarta – Peredaran bebas obat-obatan terlarang jenis Eximer dan Tramadol di Jalan Inspeksi No. 7, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, tengah menjadi sorotan. Obat-obatan golongan G ini ditemukan dijual bebas di warung-warung kelontong dan warung obat, menimbulkan keresahan di kalangan warga.

Salah satu awak media yang melakukan monitoring lapangan menemukan langsung penjualan obat-obatan tersebut. Praktik jual beli yang dilakukan jelas melanggar aturan perizinan edar. Para pedagang yang ditemui mengaku hanya bekerja sebagai karyawan dan digaji oleh seseorang yang bernama Bang Ali, pemilik sebenarnya obat-obatan tersebut. Ketika ditanya, Bang Ali mengaku obatnya telah habis, namun warga tetap mendesak pihak berwajib untuk segera menindak tegasnya.

“Kalau ini dibiarkan, bisa merusak generasi muda bangsa, bahkan menimbulkan efek tindakan kriminalisasi dan ketergantungan obat-obatan,” ungkap salah satu pengurus Ormas setempat. Ia menambahkan bahwa harga obat yang murah membuat semakin banyak pemuda, remaja, bahkan anak-anak menjadi korban. Bahaya oplosan obat-obatan ini juga dikhawatirkan, karena berpotensi lebih dahsyat dari narkoba.

Kurangnya pengawasan dari pihak Kepolisian, Satpol PP Jakarta Barat, dan Badan POM menjadi sorotan utama. Warga Semanan, seperti Zumadi (43) dan Abu (37), mengungkapkan kekecewaan dan mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas tanpa pandang bulu. Mereka bahkan menyatakan siap untuk menutup paksa warung-warung tersebut jika pihak berwajib tidak mampu mengatasi masalah ini.

“Harusnya penegak hukum jangan tebang pilih, jangan sampai tajam di bawah, tumpul di atas. Ini menyangkut generasi bangsa yang dirusak oleh oknum penjual obat terlarang tanpa resep,” tegas Zumadi. Abu menambahkan, “Kalau memang mereka (penegak hukum) tidak dapat menutup atau menangkap oknum perusak generasi bangsa ini, kami warga akan kompak menutup secara bersama-sama.”

Kejadian ini menjadi bukti nyata perlunya peningkatan pengawasan dan penegakan hukum yang lebih ketat untuk mencegah peredaran obat-obatan terlarang dan melindungi generasi muda Indonesia. Pihak berwajib diharapkan segera mengambil tindakan tegas untuk menyelesaikan masalah ini dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

HA

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *