Simpatisan PDIP Solo Banting Setir Dukung Prabowo-Gibran, Tanda Kandang Banteng akan Jebol

banner 468x60

Simpatisan PDIP Solo Banting Setir Dukung Prabowo-Gibran, Tanda Kandang Banteng akan Jebol

 

Solo, Indonesiatodays.com

 

Ratusan pendukung PDIP di wilayah Pucangsawit mendukung pasangan calon nomor urut dua, Gibran Rakabuming Raka dan Prabowo Subianto. Hebatnya, rumah Ketua DPC PDIP FX Hadi Rudyatmo tak jauh dari tempat pernyataan dukungan itu dikeluarkan.

Pendukung PDIP berusia 39 tahun bernama Cahyo mengaku senang dengan arahan Gibran Rakabuming Raka di Kota Solo. Diakuinya, kejujurannya kepada Presiden Jokowi alias Joko Widodo menjadi alasan dirinya diberi dukungan.

“Karena Pak Jokowi, mendukung Paslon 2. Jadi saya ikut,” ungkapnya.

Cahyo mengaku sama sekali tidak khawatir saat ditanya apakah dirinya tidak takut dengan intervensi karena wilayah Pucangsawi di Kecamatan Jebres dikenal dengan nama Kandang Banteng.

Hal senada juga diungkapkan Asep (38) yang mengaku kegigihannya membawanya mengambil keputusan untuk memenangkan pasangan calon nomor urut 2.

“Karena Pak Jokowi juga mendukung, ada Pak Pabowo dan Mas Gibran juga. Jadi makin mantap,” ungkap simpatisan yang sudah 10 tahun mendukung PDIP tersebut.

Kakak ipar FX Rudy, Sutardjo, mengaku menempuh jalur politik yang berbeda dengan kakaknya. Pria berusia 73 tahun itu mengakui demokrasi dipraktikkan di keluarganya. Jadi, perbedaan ini tidak perlu menjadi perhatian Anda.

“Dari dulu saya Golkar, tidak masalah beda arah politik,” katanya.

Muchsin Pohan, Ketua Relawan Prabowo-Gibran Jawa Tengah, menyatakan sebanyak 500 orang pendukung PDIP turun memberikan bantuan kepada Prabowo-Gibran. Ia memperkirakan PDIP tahun ini akan gagal.

Ia mengatakan, semakin banyak masyarakat di Kota Solo yang berani menyatakan dukungannya kepada Prabowo-Gibran di depan umum. Hal ini menunjukkan betapa populernya Prabowo dan Gibran di tengah masyarakat.

*Elektabilitas Prabowo-Gibran Meroket Geser Ganjar-Mahfud*

Sementara itu, elektabilitas kombinasi Prabowo-Gibran mengungguli pasangan Ganjar-Mahfud yang memperoleh elektabilitas sebesar 40,7 persen, berdasarkan studi Indikator Jawa Tengah yang dilakukan pada 10-16 Januari 2024.

Jika dibandingkan periode survei sebelumnya yang berlangsung pada 23 November 2023 hingga 1 Desember 2023, elektabilitas Ganjar-Mahfud di Jawa Tengah mencapai 51,7 persen, sedangkan dukungan terhadap Prabowo-Gibran hanya mencapai 35,3%, data tersebut menunjukkan perbedaan yang cukup besar.

Arifki Chaniago, Direktur Eksekutif Aljabar Strategis, menilai hal ini meningkatkan peluang kemenangan Prabowo-Gibran di satu putaran.

Dia mengatakan, perpindahan masyarakat Jateng dari Ganjar ke Gibran karena menilai Gibran sudah berhasil membimbing Kota Solo.

“Dikarenakan Gibran adalah Walikota Solo yang merupakan bagian dari Jawa Tengah, hal ini secara tidak langsung akan memiliki dampak pada masyarakat yang merasa puas dengan kinerja Gibran di Solo, dan akan berpengaruh pada daerah-daerah lainnya,” ujar Arifki ketika dihubungi pada Rabu (24/1/2024).

Arifki mengatakan, meningkatnya elektabilitas Prabowo-Gibran di Jawa Tengah mungkin penting bagi keberhasilan mereka dalam pemilihan presiden satu putaran.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *