Mella Nurmalia (Founder Batik KreasiNan): Batik KreasiNan Jadi Batik Kebanggaan Sukabumi

banner 468x60

Mella Nurmalia (Founder Batik KreasiNan): Batik KreasiNan Jadi Batik Kebanggaan Sukabumi

 

Jakarta, Indonesiatodays.com

 

Ikatan Alumni Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia (ILUNI SIL UI) bekerja sama dengan Indonesian Diaspora Network (IDN) Global menggelar Focus Group Discussion (FGD) Terintegrasi FEW Nexus bertajuk “Solusi Strategi Program dan Rencana Aksi Nasional untuk Ketahanan Pangan, Energi, dan Air Menuju Indonesia Emas 2045” di Kompleks Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

 

Selain menghadirkan para pakar dan pemangku kepentingan, kegiatan ini juga menampilkan berbagai produk UMKM binaan yang telah mendapat dukungan jejaring diaspora Indonesia. Salah satu yang menarik perhatian adalah Batik Kreasi.Nan asal Kota Sukabumi yang didirikan oleh Mella Nurmalia. S.P.

 

Mella menjelaskan, Batik Kreasi.Nan lahir pada tahun 2023 setelah dirinya memperoleh beasiswa pelatihan dari Batik Fractal Indonesia bersama 30 pengrajin Batik Sukabumi & Cianjur yang didukung oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Selama tiga tahun, para peserta mendapatkan pembinaan secara menyeluruh, mulai dari proses desain, produksi, hingga pemasaran.

 

“Pelatihannya sangat lengkap, dari hulu hingga hilir. Kami juga diperkenalkan dengan teknologi desain batik menggunakan perangkat lunak berbasis matematika bernama Software JBatik. Jadi, batik tradisional dipadukan dengan teknologi modern,” ujar Mella.

 

Berkat pembinaan tersebut, Batik Kreasi.Nan mulai dikenal di berbagai pameran nasional seperti INACRAFT di Jakarta Convention Center hingga menembus ajang internasional.

 

Pada Osaka Expo Jepang 2025, Batik Kreasi.Nan menjadi salah satu dari empat brand Batik Indonesia yang terpilih untuk tampil bersama batik Fractal dan LPS yang merupakan binaannya. Mella mengangkat motif edamame dengan tema keseimbangan alam untuk produk home decor dengan motif batik Tilu Jeung Rahayu & Tri tangtu edamame. Motif – motif tersebut terinspirasi dari aktivitas pertanian yang ia jalankan bersama suaminya.

 

“Saya memang berlatar belakang sarjana pertanian. Bersama suami yang berprofesi sebagai dokter yang sedang belajar berkebun saat itu, kami mengangkat cerita dari kebun menjadi motif batik. Ternyata konsep itu mendapat sambutan yang sangat baik,” ungkapnya.

 

Tidak hanya di Jepang, karya Batik Kreasi.Nan juga tampil dalam perhelatan fashion di Paris yaitu pada ajang Front Row Paris 2025 bersama 30 UMKM binaan batik fractal & LPS. Pada kesempatan tersebut batik Kreasi.Nan membuat asesoris fashion tas tangan berbahan batik dengan motif kuncup teh Selabintana.

 

Dalam proses produksinya, Mella mengandalkan kolaborasi bersama beberapa pengrajin batik binaan batik fractal & LPS. Mereka saling berbagi peran mulai dari produksi, pengerjaan hingga penyelesaian produk sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasar secara bersama-sama.

 

Saat ini Batik Kreasi.Nan memproduksi kain batik didominasi batik cap dan semi tulis dengan bahan katun. untuk keperluan fashion & craft. Produk-produknya dipasarkan di Sukabumi serta melalui media sosial yang telah menjangkau pembeli dari berbagai daerah.

 

Meski demikian, Mella mengakui tantangan utama yang dihadapi selain permodalan, tenaga kerja di produksi, juga masalah harga bahan baku yang mengalami kenaikan harga sehingga mempengaruhi daya beli.

 

“Kami saling mendukung satu sama lain. Terkadang untuk produksi kami harus menunggu karena harus bergantian produksi. Tetapi justru kebersamaan itu menjadi kekuatan kami,” katanya.

 

Ke depan, Mella berharap Batik Kreasi.Nan semakin dikenal luas, mampu menembus pasar internasional yang lebih besar, sekaligus mengangkat nama Kota Sukabumi melalui karya batik yang memadukan budaya, inovasi, teknologi, edukasi dan semangat kolaborasi.

 

Saat ini Batik Kreasi.Nan juga menjalin kerja sama dengan Pemilik House of handicraft Indonesia di Tokyo dalam rangka pameran Handicraft Indonesia di Tokyo yang akan berlangsung bulan September 2026 dalam upaya memperluas akses pasar internasional dan memperkenalkan batik sebagai warisan budaya bangsa Indonesia.

 

“Harapan saya sederhana, semoga Batik Kreasi Nan semakin dikenal, pasarnya semakin luas, dan dapat membawa nama batik Kota Sukabumi ke tingkat dunia,” tutup Mella Nurmalia, S.P.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *